Kalender Indonesia
Kalender 10 September 2017 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap penanggalan pada hari Minggu, 10 September 2017 menyajikan perpaduan sistem kalender 20 Zulhijah 1438 serta tradisi Jawa Minggu Pon yang memiliki bobot neptu 12.
Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Virgo serta pengaruh shio Ayam Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Katiga dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).
Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.
Informasi Tanggal
Hari
Minggu
Hari ke
253 / 365
Minggu ke
36
Sisa hari
112
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
20 Zulhijah 1438 H
Bulan ke
0 ยท Zulhijah
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
20 / Siklus Bulan
Zodiak
Virgo
23 Agustus - 22 September
Elemen
Bumi
Sifat
Ganda (Mutable)
Planet
Merkurius
Shio
Ayam
Shio Tahun 2017
Elemen
Logam
Kalender Jawa
Weton
Minggu Pon
Tahun Jawa
1950
Windu Sengara
Wuku (Siklus Mingguan)
Wuye
Pancasuda
Bumi Kapetak
Pendiam, tabah, suka bekerja keras
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Katiga
Fenomena Alam
Sumur mengering, udara sangat panas
Panduan Pertanian
Masa panen palawija
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | Luang | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Menga | Siklus 2 hari |
| Triwara | Beteng | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Sri | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Umanis | Pasaran |
| Sadwara | Was | Paringkelan |
| Saptawara | Saniscara | Ganti Hari |
| Astawara | Sri | Padewan |
| Sangawara | Tulus | Padangon |
| Dasawara | Sri | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 10 September 2017
Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 10 September 2017 menurut berbagai sistem penanggalan?
Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 10 September 2017 secara pasti jatuh pada hari Minggu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Minggu Pon dan bernaung di bawah payung wuku Wuye.
Apakah secara resmi tanggal 10 September 2017 ditetapkan sebagai hari libur?
Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 10 September 2017 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama. Meskipun begitu, karena momen ini bertepatan dengan hari Minggu di akhir pekan, maka mayoritas perkantoran komersial maupun instansi pendidikan sekolah umumnya akan tetap tutup alias libur.
Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 10 September 2017 dalam kalender Hijriah Islam?
Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 10 September 2017 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 20 Zulhijah 1438 H.
Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan September ini?
Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 10 September ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Virgo โ. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Bumi.
Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2017 ini?
Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2017 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Ayam ๐. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.
Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Minggu Pon?
Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Minggu Pon tersebut adalah sebesar 12. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Minggu (yakni sebesar 5) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pon (yakni sebesar 7).