Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 12 November 2016 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Sabtu, 12 November 2016 menyajikan perpaduan sistem kalender 13 Safar 1438 serta tradisi Jawa Sabtu Legi yang memiliki bobot neptu 14.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Scorpio serta pengaruh shio Monyet Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Kanem dalam siklus Rendheng (Musim Hujan).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Sabtu

Hari ke

317 / 366

Minggu ke

45

Sisa hari

49

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

13 Safar 1438 H

Bulan ke

2 ยท Safar

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

13 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Scorpio

23 Oktober - 21 November

Elemen

Air

Sifat

Teted (Fixed)

Planet

Pluto

Shio

Monyet

Shio Tahun 2016

Elemen

Logam

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Sabtu Legi

Sabtu ยท urip 9 + Legi ยท urip 5 = Neptu 14

Tahun Jawa

1949

Windu Sengara

Wuku (Siklus Mingguan)

Warigagung

Pancasuda

Lebu Katiup Angin

Sering mendapat perlakuan buruk, kekurangan rezeki

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Kanem

43 hari ยท Rendheng (Musim Hujan)

Fenomena Alam

Buah-buahan membusuk, lalat bermunculan

Panduan Pertanian

Menyemai padi di sawah

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara Luang Siklus 1 hari
Dwiwara Menga Siklus 2 hari
Triwara Kajeng Siklus 3 hari
Caturwara Jaya Siklus 4 hari
Pancawara Wage Pasaran
Sadwara Urukung Paringkelan
Saptawara Sukra Ganti Hari
Astawara Guru Padewan
Sangawara Gigis Padangon
Dasawara Sato Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 12 November 2016

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 12 November 2016 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 12 November 2016 secara pasti jatuh pada hari Sabtu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Sabtu Legi dan bernaung di bawah payung wuku Warigagung.

Apakah secara resmi tanggal 12 November 2016 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 12 November 2016 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 12 November 2016 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 12 November 2016 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 13 Safar 1438 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan November ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 12 November ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Scorpio โ™. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Air.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2016 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2016 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Monyet ๐Ÿ’. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Sabtu Legi?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Sabtu Legi tersebut adalah sebesar 14. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Sabtu (yakni sebesar 9) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Legi (yakni sebesar 5).