Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 13 Mei 2015 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Rabu, 13 Mei 2015 menyajikan perpaduan sistem kalender 25 Rajab 1436 serta tradisi Jawa Rabu Pahing yang memiliki bobot neptu 16.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Taurus serta pengaruh shio Kambing Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Saddha dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Rabu

Hari ke

133 / 365

Minggu ke

20

Sisa hari

232

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

25 Rajab 1436 H

Bulan ke

7 ยท Rajab

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

25 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Taurus

20 April - 20 Mei

Elemen

Bumi

Sifat

Teted (Fixed)

Planet

Venus

Shio

Kambing

Shio Tahun 2015

Elemen

Logam

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Rabu Pahing

Rabu ยท urip 7 + Pahing ยท urip 9 = Neptu 16

Tahun Jawa

1948

Windu Sengara

Wuku (Siklus Mingguan)

Medangkungan

Pancasuda

Tunggak Semi

Rejeki mudah mengalir, murah sandang pangan

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Saddha

41 hari ยท Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari

Panduan Pertanian

Tanam palawija gelombang kedua

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara - Siklus 1 hari
Dwiwara Pepet Siklus 2 hari
Triwara Kajeng Siklus 3 hari
Caturwara Laba Siklus 4 hari
Pancawara Kliwon Pasaran
Sadwara Maulu Paringkelan
Saptawara Anggara Ganti Hari
Astawara Brahma Padewan
Sangawara Gigis Padangon
Dasawara Pandita Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 13 Mei 2015

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 13 Mei 2015 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 13 Mei 2015 secara pasti jatuh pada hari Rabu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Rabu Pahing dan bernaung di bawah payung wuku Medangkungan.

Apakah secara resmi tanggal 13 Mei 2015 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 13 Mei 2015 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 13 Mei 2015 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 13 Mei 2015 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 25 Rajab 1436 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Mei ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 13 Mei ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Taurus โ™‰. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Bumi.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2015 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2015 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Kambing ๐Ÿ. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Rabu Pahing?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Rabu Pahing tersebut adalah sebesar 16. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Rabu (yakni sebesar 7) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pahing (yakni sebesar 9).