Kalender Indonesia
Kalender 21 Februari 2016 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap penanggalan pada hari Minggu, 21 Februari 2016 menyajikan perpaduan sistem kalender 13 Jumadilawal 1437 serta tradisi Jawa Minggu Legi yang memiliki bobot neptu 10.
Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Pisces serta pengaruh shio Monyet Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Saddha dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).
Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.
Informasi Tanggal
Hari
Minggu
Hari ke
52 / 366
Minggu ke
7
Sisa hari
314
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
13 Jumadilawal 1437 H
Bulan ke
0 ยท Jumadilawal
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
13 / Siklus Bulan
Zodiak
Pisces
19 Februari - 20 Maret
Elemen
Air
Sifat
Ganda (Mutable)
Planet
Neptunus
Shio
Monyet
Shio Tahun 2016
Elemen
Logam
Kalender Jawa
Weton
Minggu Legi
Tahun Jawa
1949
Windu Sengara
Wuku (Siklus Mingguan)
Sinta
Pancasuda
Satria Wibawa
Berkharisma, dihormati orang banyak
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Saddha
Fenomena Alam
Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari
Panduan Pertanian
Tanam palawija gelombang kedua
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | - | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Pepet | Siklus 2 hari |
| Triwara | Beteng | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Laba | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Wage | Pasaran |
| Sadwara | Aryang | Paringkelan |
| Saptawara | Saniscara | Ganti Hari |
| Astawara | Indra | Padewan |
| Sangawara | Tulus | Padangon |
| Dasawara | Raja | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 21 Februari 2016
Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 21 Februari 2016 menurut berbagai sistem penanggalan?
Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 21 Februari 2016 secara pasti jatuh pada hari Minggu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Minggu Legi dan bernaung di bawah payung wuku Sinta.
Apakah secara resmi tanggal 21 Februari 2016 ditetapkan sebagai hari libur?
Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 21 Februari 2016 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama. Meskipun begitu, karena momen ini bertepatan dengan hari Minggu di akhir pekan, maka mayoritas perkantoran komersial maupun instansi pendidikan sekolah umumnya akan tetap tutup alias libur.
Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 21 Februari 2016 dalam kalender Hijriah Islam?
Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 21 Februari 2016 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 13 Jumadilawal 1437 H.
Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Februari ini?
Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 21 Februari ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Pisces โ. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Air.
Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2016 ini?
Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2016 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Monyet ๐. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.
Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Minggu Legi?
Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Minggu Legi tersebut adalah sebesar 10. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Minggu (yakni sebesar 5) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Legi (yakni sebesar 5).