Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 25 Agustus 2016 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Kamis, 25 Agustus 2016 menyajikan perpaduan sistem kalender 23 Zulkaidah 1437 serta tradisi Jawa Kamis Pahing yang memiliki bobot neptu 17.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Virgo serta pengaruh shio Monyet Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Katiga dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Kamis

Hari ke

238 / 366

Minggu ke

34

Sisa hari

128

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

23 Zulkaidah 1437 H

Bulan ke

0 ยท Zulkaidah

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

23 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Virgo

23 Agustus - 22 September

Elemen

Bumi

Sifat

Ganda (Mutable)

Planet

Merkurius

Shio

Monyet

Shio Tahun 2016

Elemen

Logam

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Kamis Pahing

Kamis ยท urip 8 + Pahing ยท urip 9 = Neptu 17

Tahun Jawa

1949

Windu Sengara

Wuku (Siklus Mingguan)

Wayang

Pancasuda

Satria Wibawa

Berkharisma, dihormati orang banyak

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Katiga

24 hari ยท Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Sumur mengering, udara sangat panas

Panduan Pertanian

Masa panen palawija

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara - Siklus 1 hari
Dwiwara Pepet Siklus 2 hari
Triwara Beteng Siklus 3 hari
Caturwara Menala Siklus 4 hari
Pancawara Kliwon Pasaran
Sadwara Aryang Paringkelan
Saptawara Buda Ganti Hari
Astawara Yama Padewan
Sangawara Ogan Padangon
Dasawara Pandita Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 25 Agustus 2016

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 25 Agustus 2016 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 25 Agustus 2016 secara pasti jatuh pada hari Kamis. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Kamis Pahing dan bernaung di bawah payung wuku Wayang.

Apakah secara resmi tanggal 25 Agustus 2016 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 25 Agustus 2016 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 25 Agustus 2016 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 25 Agustus 2016 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 23 Zulkaidah 1437 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Agustus ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 25 Agustus ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Virgo โ™. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Bumi.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2016 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2016 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Monyet ๐Ÿ’. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Kamis Pahing?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Kamis Pahing tersebut adalah sebesar 17. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Kamis (yakni sebesar 8) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pahing (yakni sebesar 9).