Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 27 Juli 2015 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Senin, 27 Juli 2015 menyajikan perpaduan sistem kalender 11 Syawal 1436 serta tradisi Jawa Senin Pahing yang memiliki bobot neptu 13.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Leo serta pengaruh shio Kambing Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Kasa dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Senin

Hari ke

208 / 365

Minggu ke

31

Sisa hari

157

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

11 Syawal 1436 H

Bulan ke

10 ยท Syawal

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

11 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Leo

23 Juli - 22 Agustus

Elemen

Api

Sifat

Teted (Fixed)

Planet

Matahari

Shio

Kambing

Shio Tahun 2015

Elemen

Logam

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Senin Pahing

Senin ยท urip 4 + Pahing ยท urip 9 = Neptu 13

Tahun Jawa

1948

Windu Sengara

Wuku (Siklus Mingguan)

Sinta

Pancasuda

Satria Wirang

Sering mendapat kesulitan atau rintangan berat

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Kasa

41 hari ยท Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Daun-daun berguguran, embun menetes

Panduan Pertanian

Waktu tepat menanam palawija

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara Luang Siklus 1 hari
Dwiwara Menga Siklus 2 hari
Triwara Kajeng Siklus 3 hari
Caturwara Sri Siklus 4 hari
Pancawara Kliwon Pasaran
Sadwara Urukung Paringkelan
Saptawara Redite Ganti Hari
Astawara Sri Padewan
Sangawara Erangan Padangon
Dasawara Dewa Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 27 Juli 2015

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 27 Juli 2015 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 27 Juli 2015 secara pasti jatuh pada hari Senin. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Senin Pahing dan bernaung di bawah payung wuku Sinta.

Apakah secara resmi tanggal 27 Juli 2015 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 27 Juli 2015 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 27 Juli 2015 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 27 Juli 2015 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 11 Syawal 1436 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Juli ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 27 Juli ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Leo โ™Œ. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Api.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2015 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2015 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Kambing ๐Ÿ. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Senin Pahing?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Senin Pahing tersebut adalah sebesar 13. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Senin (yakni sebesar 4) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pahing (yakni sebesar 9).