Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 4 November 2015 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Rabu, 4 November 2015 menyajikan perpaduan sistem kalender 22 Muharam 1437 serta tradisi Jawa Rabu Pahing yang memiliki bobot neptu 16.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Scorpio serta pengaruh shio Kambing Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Kalima dalam siklus Labuh (Peralihan).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Rabu

Hari ke

308 / 365

Minggu ke

45

Sisa hari

57

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

22 Muharam 1437 H

Bulan ke

0 ยท Muharam

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

22 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Scorpio

23 Oktober - 21 November

Elemen

Air

Sifat

Teted (Fixed)

Planet

Pluto

Shio

Kambing

Shio Tahun 2015

Elemen

Logam

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Rabu Pahing

Rabu ยท urip 7 + Pahing ยท urip 9 = Neptu 16

Tahun Jawa

1948

Windu Sengara

Wuku (Siklus Mingguan)

Julungpujut

Pancasuda

Tunggak Semi

Rejeki mudah mengalir, murah sandang pangan

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Kalima

27 hari ยท Labuh (Peralihan)

Fenomena Alam

Hujan mulai menetes, tunas bertumbuh

Panduan Pertanian

Menyiapkan benih padi

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara Luang Siklus 1 hari
Dwiwara Menga Siklus 2 hari
Triwara Pasah Siklus 3 hari
Caturwara Sri Siklus 4 hari
Pancawara Kliwon Pasaran
Sadwara Tungleh Paringkelan
Saptawara Anggara Ganti Hari
Astawara Ludra Padewan
Sangawara Urungan Padangon
Dasawara Dewa Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 4 November 2015

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 4 November 2015 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 4 November 2015 secara pasti jatuh pada hari Rabu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Rabu Pahing dan bernaung di bawah payung wuku Julungpujut.

Apakah secara resmi tanggal 4 November 2015 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 4 November 2015 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 4 November 2015 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 4 November 2015 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 22 Muharam 1437 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan November ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 4 November ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Scorpio โ™. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Air.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2015 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2015 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Kambing ๐Ÿ. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Rabu Pahing?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Rabu Pahing tersebut adalah sebesar 16. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Rabu (yakni sebesar 7) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pahing (yakni sebesar 9).