Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 1 September 2015 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Selasa, 1 September 2015 menyajikan perpaduan sistem kalender 18 Zulkaidah 1436 serta tradisi Jawa Selasa Pon yang memiliki bobot neptu 10.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Virgo serta pengaruh shio Kambing Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Katiga dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Selasa

Hari ke

244 / 365

Minggu ke

36

Sisa hari

121

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

18 Zulkaidah 1436 H

Bulan ke

0 ยท Zulkaidah

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

18 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Virgo

23 Agustus - 22 September

Elemen

Bumi

Sifat

Ganda (Mutable)

Planet

Merkurius

Shio

Kambing

Shio Tahun 2015

Elemen

Logam

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Selasa Pon

Selasa ยท urip 3 + Pon ยท urip 7 = Neptu 10

Tahun Jawa

1948

Windu Sengara

Wuku (Siklus Mingguan)

Gumbreg

Pancasuda

Satria Wibawa

Berkharisma, dihormati orang banyak

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Katiga

24 hari ยท Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Sumur mengering, udara sangat panas

Panduan Pertanian

Masa panen palawija

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara Luang Siklus 1 hari
Dwiwara Menga Siklus 2 hari
Triwara Kajeng Siklus 3 hari
Caturwara Sri Siklus 4 hari
Pancawara Umanis Pasaran
Sadwara Urukung Paringkelan
Saptawara Soma Ganti Hari
Astawara Ludra Padewan
Sangawara Erangan Padangon
Dasawara Sri Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 1 September 2015

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 1 September 2015 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 1 September 2015 secara pasti jatuh pada hari Selasa. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Selasa Pon dan bernaung di bawah payung wuku Gumbreg.

Apakah secara resmi tanggal 1 September 2015 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 1 September 2015 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 1 September 2015 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 1 September 2015 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 18 Zulkaidah 1436 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan September ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 1 September ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Virgo โ™. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Bumi.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2015 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2015 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Kambing ๐Ÿ. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Selasa Pon?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Selasa Pon tersebut adalah sebesar 10. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Selasa (yakni sebesar 3) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pon (yakni sebesar 7).