Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 18 April 2015 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Sabtu, 18 April 2015 menyajikan perpaduan sistem kalender 29 Jumadilakhir 1436 serta tradisi Jawa Sabtu Pahing yang memiliki bobot neptu 18.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Aries serta pengaruh shio Kambing Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Saddha dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Sabtu

Hari ke

108 / 365

Minggu ke

16

Sisa hari

257

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

29 Jumadilakhir 1436 H

Bulan ke

0 ยท Jumadilakhir

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

29 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Aries

21 Maret - 19 April

Elemen

Api

Sifat

Kardinal

Planet

Mars

Shio

Kambing

Shio Tahun 2015

Elemen

Logam

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Sabtu Pahing

Sabtu ยท urip 9 + Pahing ยท urip 9 = Neptu 18

Tahun Jawa

1948

Windu Sengara

Wuku (Siklus Mingguan)

Pahang

Pancasuda

Sumur Sinaba

Seperti sumur tertutup batu, perlu usaha dan bijaksana

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Saddha

41 hari ยท Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari

Panduan Pertanian

Tanam palawija gelombang kedua

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara Luang Siklus 1 hari
Dwiwara Menga Siklus 2 hari
Triwara Beteng Siklus 3 hari
Caturwara Sri Siklus 4 hari
Pancawara Kliwon Pasaran
Sadwara Was Paringkelan
Saptawara Sukra Ganti Hari
Astawara Ludra Padewan
Sangawara Ogan Padangon
Dasawara Dewa Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 18 April 2015

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 18 April 2015 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 18 April 2015 secara pasti jatuh pada hari Sabtu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Sabtu Pahing dan bernaung di bawah payung wuku Pahang.

Apakah secara resmi tanggal 18 April 2015 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 18 April 2015 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 18 April 2015 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 18 April 2015 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 29 Jumadilakhir 1436 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan April ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 18 April ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Aries โ™ˆ. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Api.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2015 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2015 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Kambing ๐Ÿ. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Sabtu Pahing?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Sabtu Pahing tersebut adalah sebesar 18. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Sabtu (yakni sebesar 9) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pahing (yakni sebesar 9).