Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 18 Maret 2015 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Rabu, 18 Maret 2015 menyajikan perpaduan sistem kalender 28 Jumadilawal 1436 serta tradisi Jawa Rabu Legi yang memiliki bobot neptu 12.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Pisces serta pengaruh shio Kambing Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Saddha dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Rabu

Hari ke

77 / 365

Minggu ke

12

Sisa hari

288

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

28 Jumadilawal 1436 H

Bulan ke

0 ยท Jumadilawal

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

28 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Pisces

19 Februari - 20 Maret

Elemen

Air

Sifat

Ganda (Mutable)

Planet

Neptunus

Shio

Kambing

Shio Tahun 2015

Elemen

Logam

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Rabu Legi

Rabu ยท urip 7 + Legi ยท urip 5 = Neptu 12

Tahun Jawa

1948

Windu Sengara

Wuku (Siklus Mingguan)

Kuningan

Pancasuda

Bumi Kapetak

Pendiam, tabah, suka bekerja keras

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Saddha

41 hari ยท Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari

Panduan Pertanian

Tanam palawija gelombang kedua

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara - Siklus 1 hari
Dwiwara Pepet Siklus 2 hari
Triwara Pasah Siklus 3 hari
Caturwara Laba Siklus 4 hari
Pancawara Wage Pasaran
Sadwara Paniron Paringkelan
Saptawara Anggara Ganti Hari
Astawara Brahma Padewan
Sangawara Dangu Padangon
Dasawara Raja Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 18 Maret 2015

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 18 Maret 2015 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 18 Maret 2015 secara pasti jatuh pada hari Rabu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Rabu Legi dan bernaung di bawah payung wuku Kuningan.

Apakah secara resmi tanggal 18 Maret 2015 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 18 Maret 2015 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 18 Maret 2015 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 18 Maret 2015 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 28 Jumadilawal 1436 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Maret ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 18 Maret ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Pisces โ™“. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Air.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2015 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2015 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Kambing ๐Ÿ. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Rabu Legi?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Rabu Legi tersebut adalah sebesar 12. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Rabu (yakni sebesar 7) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Legi (yakni sebesar 5).