Kalender Indonesia
Kalender 3 Januari 2016 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap penanggalan pada hari Minggu, 3 Januari 2016 menyajikan perpaduan sistem kalender 23 Rabiulawal 1437 serta tradisi Jawa Minggu Pahing yang memiliki bobot neptu 14.
Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Capricorn serta pengaruh shio Monyet Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Saddha dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).
Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.
Informasi Tanggal
Hari
Minggu
Hari ke
3 / 366
Minggu ke
53
Sisa hari
363
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
23 Rabiulawal 1437 H
Bulan ke
0 ยท Rabiulawal
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
23 / Siklus Bulan
Zodiak
Capricorn
22 Desember - 19 Januari
Elemen
Bumi
Sifat
Kardinal
Planet
Saturnus
Shio
Monyet
Shio Tahun 2016
Elemen
Logam
Kalender Jawa
Weton
Minggu Pahing
Tahun Jawa
1949
Windu Sengara
Wuku (Siklus Mingguan)
Prangbakat
Pancasuda
Lebu Katiup Angin
Sering mendapat perlakuan buruk, kekurangan rezeki
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Saddha
Fenomena Alam
Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari
Panduan Pertanian
Tanam palawija gelombang kedua
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | Luang | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Menga | Siklus 2 hari |
| Triwara | Pasah | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Sri | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Kliwon | Pasaran |
| Sadwara | Tungleh | Paringkelan |
| Saptawara | Saniscara | Ganti Hari |
| Astawara | Sri | Padewan |
| Sangawara | Nohan | Padangon |
| Dasawara | Dewa | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 3 Januari 2016
Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 3 Januari 2016 menurut berbagai sistem penanggalan?
Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 3 Januari 2016 secara pasti jatuh pada hari Minggu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Minggu Pahing dan bernaung di bawah payung wuku Prangbakat.
Apakah secara resmi tanggal 3 Januari 2016 ditetapkan sebagai hari libur?
Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 3 Januari 2016 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama. Meskipun begitu, karena momen ini bertepatan dengan hari Minggu di akhir pekan, maka mayoritas perkantoran komersial maupun instansi pendidikan sekolah umumnya akan tetap tutup alias libur.
Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 3 Januari 2016 dalam kalender Hijriah Islam?
Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 3 Januari 2016 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 23 Rabiulawal 1437 H.
Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Januari ini?
Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 3 Januari ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Capricorn โ. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Bumi.
Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2016 ini?
Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2016 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Monyet ๐. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.
Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Minggu Pahing?
Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Minggu Pahing tersebut adalah sebesar 14. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Minggu (yakni sebesar 5) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Pahing (yakni sebesar 9).