Kalender Indonesia

klik untuk ganti tanggal

Kalender 6 Januari 2016 Lengkap dengan Tanggal Merah

Informasi lengkap penanggalan pada hari Rabu, 6 Januari 2016 menyajikan perpaduan sistem kalender 26 Rabiulawal 1437 serta tradisi Jawa Rabu Kliwon yang memiliki bobot neptu 15.

Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Capricorn serta pengaruh shio Monyet Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Saddha dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).

Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.

Informasi Tanggal

Hari

Rabu

Hari ke

6 / 366

Minggu ke

1

Sisa hari

360

Kalender Hijriah

Tanggal Hijriah

26 Rabiulawal 1437 H

Bulan ke

0 ยท Rabiulawal

Berdasarkan siklus rembulan

Tanggal

26 / Siklus Bulan

Berdasarkan konversi kalender Masehi standar ke sistem penanggalan Hijriah.

Zodiak

Capricorn

22 Desember - 19 Januari

Elemen

Bumi

Sifat

Kardinal

Planet

Saturnus

Shio

Monyet

Shio Tahun 2016

Elemen

Logam

Perhitungan berdasarkan tahun Masehi secara merata.

Kalender Jawa

Weton

Rabu Kliwon

Rabu ยท urip 7 + Kliwon ยท urip 8 = Neptu 15

Tahun Jawa

1949

Windu Sengara

Wuku (Siklus Mingguan)

Prangbakat

Pancasuda

Wasesa Segara

Pemaaf, suka menolong, berwibawa

Pranata Mangsa (Musim Jawa)

Siklus Pranata Mangsa

Saddha

41 hari ยท Ketiga (Musim Kemarau)

Fenomena Alam

Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari

Panduan Pertanian

Tanam palawija gelombang kedua

Wewaran (Siklus Hari)

Siklus Nama Keterangan
Ekawara - Siklus 1 hari
Dwiwara Pepet Siklus 2 hari
Triwara Pasah Siklus 3 hari
Caturwara Menala Siklus 4 hari
Pancawara Pon Pasaran
Sadwara Paniron Paringkelan
Saptawara Anggara Ganti Hari
Astawara Yama Padewan
Sangawara Urungan Padangon
Dasawara Danawa Siklus 10 hari

Pertanyaan Seputar 6 Januari 2016

Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 6 Januari 2016 menurut berbagai sistem penanggalan?

Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 6 Januari 2016 secara pasti jatuh pada hari Rabu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Rabu Kliwon dan bernaung di bawah payung wuku Prangbakat.

Apakah secara resmi tanggal 6 Januari 2016 ditetapkan sebagai hari libur?

Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 6 Januari 2016 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama.

Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 6 Januari 2016 dalam kalender Hijriah Islam?

Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 6 Januari 2016 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 26 Rabiulawal 1437 H.

Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Januari ini?

Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 6 Januari ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Capricorn โ™‘. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Bumi.

Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2016 ini?

Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2016 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Monyet ๐Ÿ’. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.

Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Rabu Kliwon?

Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Rabu Kliwon tersebut adalah sebesar 15. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Rabu (yakni sebesar 7) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Kliwon (yakni sebesar 8).