Kalender Indonesia
Kalender 30 April 2017 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap penanggalan pada hari Minggu, 30 April 2017 menyajikan perpaduan sistem kalender 4 Syakban 1438 serta tradisi Jawa Minggu Kliwon yang memiliki bobot neptu 13.
Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Taurus serta pengaruh shio Ayam Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Saddha dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).
Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.
Informasi Tanggal
Hari
Minggu
Hari ke
120 / 365
Minggu ke
17
Sisa hari
245
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
4 Syakban 1438 H
Bulan ke
0 ยท Syakban
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
4 / Siklus Bulan
Zodiak
Taurus
20 April - 20 Mei
Elemen
Bumi
Sifat
Teted (Fixed)
Planet
Venus
Shio
Ayam
Shio Tahun 2017
Elemen
Logam
Kalender Jawa
Weton
Minggu Kliwon
Tahun Jawa
1950
Windu Sengara
Wuku (Siklus Mingguan)
Ukir
Pancasuda
Satria Wirang
Sering mendapat kesulitan atau rintangan berat
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Saddha
Fenomena Alam
Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari
Panduan Pertanian
Tanam palawija gelombang kedua
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | - | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Pepet | Siklus 2 hari |
| Triwara | Pasah | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Menala | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Pon | Pasaran |
| Sadwara | Paniron | Paringkelan |
| Saptawara | Saniscara | Ganti Hari |
| Astawara | Yama | Padewan |
| Sangawara | Dangu | Padangon |
| Dasawara | Danawa | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 30 April 2017
Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 30 April 2017 menurut berbagai sistem penanggalan?
Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 30 April 2017 secara pasti jatuh pada hari Minggu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Minggu Kliwon dan bernaung di bawah payung wuku Ukir.
Apakah secara resmi tanggal 30 April 2017 ditetapkan sebagai hari libur?
Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 30 April 2017 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama. Meskipun begitu, karena momen ini bertepatan dengan hari Minggu di akhir pekan, maka mayoritas perkantoran komersial maupun instansi pendidikan sekolah umumnya akan tetap tutup alias libur.
Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 30 April 2017 dalam kalender Hijriah Islam?
Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 30 April 2017 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 4 Syakban 1438 H.
Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan April ini?
Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 30 April ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Taurus โ. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Bumi.
Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2017 ini?
Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2017 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Ayam ๐. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.
Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Minggu Kliwon?
Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Minggu Kliwon tersebut adalah sebesar 13. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Minggu (yakni sebesar 5) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Kliwon (yakni sebesar 8).