Kalender Indonesia
Kalender 23 Agustus 2015 Lengkap dengan Tanggal Merah
Informasi lengkap penanggalan pada hari Minggu, 23 Agustus 2015 menyajikan perpaduan sistem kalender 9 Zulkaidah 1436 serta tradisi Jawa Minggu Wage yang memiliki bobot neptu 9.
Secara astrologi dan elemen keberuntungan, hari ini dinaungi oleh zodiak Virgo serta pengaruh shio Kambing Logam, sementara kondisi alam ditandai dengan periode Karo dalam siklus Ketiga (Musim Kemarau).
Terkait agenda publik dan hari besar, status hari ini tercatat sebagai Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional., menjadikannya rujukan komprehensif bagi Anda yang membutuhkan data akurat untuk menentukan hari baik, kegiatan adat, maupun perencanaan aktivitas harian.
Informasi Tanggal
Hari
Minggu
Hari ke
235 / 365
Minggu ke
34
Sisa hari
130
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
9 Zulkaidah 1436 H
Bulan ke
0 ยท Zulkaidah
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
9 / Siklus Bulan
Zodiak
Virgo
23 Agustus - 22 September
Elemen
Bumi
Sifat
Ganda (Mutable)
Planet
Merkurius
Shio
Kambing
Shio Tahun 2015
Elemen
Logam
Kalender Jawa
Weton
Minggu Wage
Tahun Jawa
1948
Windu Sengara
Wuku (Siklus Mingguan)
Tolu
Pancasuda
Tunggak Semi
Rejeki mudah mengalir, murah sandang pangan
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Karo
Fenomena Alam
Tanah retak membelah (Nela)
Panduan Pertanian
Menanam kacang dan palawija lain
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | - | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Pepet | Siklus 2 hari |
| Triwara | Kajeng | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Menala | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Paing | Pasaran |
| Sadwara | Maulu | Paringkelan |
| Saptawara | Saniscara | Ganti Hari |
| Astawara | Yama | Padewan |
| Sangawara | Erangan | Padangon |
| Dasawara | Manuh | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 23 Agustus 2015
Jatuh pada hari apakah rincian tanggal 23 Agustus 2015 menurut berbagai sistem penanggalan?
Apabila merujuk secara langsung pada kalender masehi standar, tanggal 23 Agustus 2015 secara pasti jatuh pada hari Minggu. Sementara itu, apabila kita bedah menggunakan sistem penanggalan komprehensif kalender Jawa, tanggal ini bertepatan secara persis dengan hari pasaran Minggu Wage dan bernaung di bawah payung wuku Tolu.
Apakah secara resmi tanggal 23 Agustus 2015 ditetapkan sebagai hari libur?
Jawabannya adalah tidak. Menurut SKB ketetapan kalender resmi, tanggal 23 Agustus 2015 bukanlah tergolong sebagai hari libur nasional dan juga tidak dijadwalkan sebagai cuti bersama. Meskipun begitu, karena momen ini bertepatan dengan hari Minggu di akhir pekan, maka mayoritas perkantoran komersial maupun instansi pendidikan sekolah umumnya akan tetap tutup alias libur.
Jika dikonversikan secara presisi, bertepatan dengan tanggal berapakah 23 Agustus 2015 dalam kalender Hijriah Islam?
Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah) yang mengacu pada fase peredaran bulan mengelilingi bumi, ketetapan waktu untuk tanggal Masehi 23 Agustus 2015 secara matematis dikonversi menjadi persis tanggal 9 Zulkaidah 1436 H.
Termasuk ke dalam klasifikasi zodiak apakah rentang kelahiran di bulan Agustus ini?
Seseorang yang secara istimewa lahir pada rentang periode di sekitar tanggal 23 Agustus ini dipastikan akan berada kokoh pada naungan konstelasi zodiak Virgo โ. Mereka yang memegang lambang zodiak ini diyakini memiliki karakter inti yang senantiasa didorong oleh kekuatan elemen Bumi.
Apa shio yang mengendalikan dan memayungi perjalanan sepanjang siklus tahun 2015 ini?
Bagi orang-orang yang kelahirannya terjadi di sepanjang kemunculan tahun 2015 ini, mereka tergolong dan diakui memiliki simbol identitas shio Kambing ๐. Penentuan lambang shio ini sejatinya secara teratur bekerja dan berotasi berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di dalam ilmu astrologi tradisional Tionghoa.
Bagaimana rincian kalkulasi total jumlah hitungan neptu untuk weton Jawa Minggu Wage?
Berdasarkan rumusan kalkulasi ilmu luhur kuno yang tertuang di dalam kitab kalender Primbon Jawa, jumlah akumulasi neptu keseluruhan untuk weton Minggu Wage tersebut adalah sebesar 9. Nilai akhir skor peruntungan ini sejatinya didapatkan dengan cara menjumlahkan besaran nilai urip pakem dari komponen hari Minggu (yakni sebesar 5) dengan rincian nilai sakral dari komponen pasaran Wage (yakni sebesar 4).